Gaya Hidup

Tertarik Perawatan Microneedling? Ketahui Dulu Efek Sampingnya Berikut Ini

Tertarik Perawatan Microneedling? Ketahui Dulu Efek Sampingnya Berikut Ini

Selain botox dan filler, ada satu perawatan di dokter kulit yang juga populer: microneedling. Ya, terapi induksi kolagen atau yang lebih dikenal dengan microneedling adalah salah satu prosedur perawatan wajah yang banyak digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Pada awalnya prosedur ini diperkenalkan untuk peremajaan kulit. Namun, seiring perkembangannya, microneedling juga dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit lain. Misalnya menghilangkan bekas luka, jerawat, stretch mark, kerutan, flek hitam, serta pori-pori besar.

Bisa dibilang microneedling adalah prosedur perawatan kulit yang aman, mudah, dan efektif. Meski begitu, sama halnya dengan prosedur perawatan kulit lainnya, microneedling bukan berarti bebas risiko sama sekali. Jika tidak dilakukan dengan cara yang tepat, prosedur ini justru bisa memberikan efek buruk pada Anda. Lantas, apa saja efek samping microneedling? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Memahami cara kerja dan prosedur microneedling

microneedling
Sumber: Reader’s Digest

Microneedling adalah prosedur kosmetik minim risiko yang digunakan untuk membantu mengatasi berbagai masalah kulit dengan cara merangsang produksi kolagen. Microneedling juga dikenal sebagai terapi induksi kolagen.

Jika berbagai prosedur kecantikan yang sudah Anda lakukan untuk mengatasi bekas jerawat dan strech mark belum juga memberikan hasil yang memuaskan, Anda bisa mencoba microneedling. Tak hanya itu saja, prosedur ini juga dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit wajah sepert bekas jerawat, garis dan kerut halus, kulit yang kendur, pori-pori yang besar, flek cokelat, serta masalah pigmen kulit lainnya.

Prosedur ini membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Dokter Anda akan memberikan bius lokal untuk mengurangi kemungkinan rasa sakit satu jam sebelum perawatan dimulai. Selama prosedur, dokter akan menusukkan jarum-jarum halus di bawah kulit Anda dengan alat bernama dermaroller untuk menimbulkan luka kecil. Luka-luka kecil pada kulit wajah Anda kemudian akan merangsang produksi dari elastin dan kolagen yang membantu penyembuhan luka. Kolagen baru inilah yang akan membuat kulit wajah Anda terlihat lebih licin, kencang, dan lebih muda.

Setelah prosedur, Anda akan diberikan serum yang berfungsi untuk meningkatkan produksi kolagen. Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, Anda harus berhati-hati dalam menggunakan serum ini. Kulit Anda akan jadi lebih sensitif setelah perawatan karena prosedur tersebut dapat memicu peradangan. Luka yang muncul juga memungkinkan produk apa pun yang digunakan pada kulit Anda menembus lebih dalam dan lebih mengiritasi.

Efek samping microneedling yang harus diwaspadai

menghilangkan keriput kulit wajah

Seperti halnya semua prosedur kosmetik, microneedling bukan tanpa risiko sama sekali. Efek samping yang paling umum adalah iritasi kulit ringan setelah prosedur. Kulit Anda juga akan tampak sedikit kemerahan selama beberapa hari. Ini merupakan respon alami terhadap luka kecil akibat terkena jarum yang ditusukkan ke kulit Anda.

Secara umum efek samping microneedling tidak seberat operasi plastik, sehingga waktu pemulihannya cenderung lebih cepat. Anda bisa kembali bekerja atau beraktivitas normal setelah prosedur jika Anda merasa nyaman. Beberapa orang juga diperbolehkan menggunakan makeup untuk menyamarkan efek samping microneedling beberapa hari setelah prosedur.

Kulit Anda juga akan lebih sensitif terhadap matahari, jadi penting bagi Anda untuk selalu menggunakan tabir surya ketika ingin melakukan kegiatan di luar ruangan. Segera hubungi dokter jika Anda melihat efek samping yang lebih parah, seperti:

  • Berdarah
  • Bernanah
  • Bengkak dan memar
  • Infeksi
  • Kulit mengelupas berlebihan

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan microneedling

Tidak semua orang aman untuk melakukan prosedur ini. Anda harus berkonsultasi dulu dengan dokter kulit dan ahli kecantikan sebelum menjalani perawatan kulit ini. Terutama apabila Anda:

  • Hamil
  • Memiliki penyakit kulit tertentu, seperti psoriasis atau eksim
  • Memiliki luka terbuka
  • Memiliki riwayat bekas luka kulit
  • Sedang menjalani terapi radiasi tertentu
  • Memiliki jerawat yang sedang aktif

Baca Juga:

  • 9 Jenis Perawatan Kulit yang Wajib Dilakukan Laki-laki
  • 10 Perawatan Kulit Anti Penuaan yang Harus Dilakukan di Umur 20-an
  • 5 Jenis Perawatan Dokter Kulit yang Paling Populer di Indonesia

Source

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close