Berita Purwakarta

RAPAT PLENO REKAPITULASI PENGHITUNGAN SUARA PILGUB JABAR DAN PILBUP PURWAKARTA 2018 DIKAWAL PENGAMANAN TERPADU

Purwakarta (KPU), 5/7/2018.

KPU Purwakarta gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara tingkat Kabupaten, pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta 2018, Rabu, 4/7/2018, mulai pukul 09.00. WIB., bertempat di Kantor KPU Purwakarta, Jl Flamboyan no. 60 Purwakarta. Kepolisian Resort Purwakarta menggelar Apel siaga pengamanan, dua jam sebelumnya, menurunkan 38 personil POLRI, terdiri dari personil organik BKO dan Dalmas, Polwan, Satuan Polisi Pamong Praja, termasuk regu Pemadam Kebakaran, di backup 30 personil TNI masing-masing dari Kodim 0619/Purwakarta, Armed-9 Purwakarta dan satuan 312 Kala Hitam Subang dan menyusul kemudian satuan Brimob.

Pemetaan penjagaan keamanan dan pembagian tugas area pengamanan termasuk pengamanan jalur/rekayasa lalulintas dikoordinasikan Kabag Ops Polres Purwakarta KOMPOL Johnson, SH, lalu antisipasi pengamanan melalui 16 unit CCTV dan peliputan Multimedia Polres Purwakarta dibawah komando AKP Ficky, kemudian personil medis 3 orang lengkap dengan Ambulan-nya.

Rapat Pleno Terbuka dipimpin Ketua Komisioner KPU Purwakarta Ramlan Maulana, M.Hum, didampingi Anggota Komisioner KPU Bidang Pengawasan dan Hukum Ade Nurdin SH, Komisioner KPU Bidang Anggaran/Divisi Logistik Ir. Yanto Sugiyanto, lalu Komisioner KPU Bidang Sosialisasi dan Teknis Nurlaela Mukaromah S.Pd.I, dan Komisioner KPU Bidang SDM RMA. Ahmad Said Widodo, AG. Kemudian selaku penanggungjawab acara Pleno yakni Sekretaris KPU Purwakarta Drs. H. Karlan didampingi Kasubag Umum Endan Rudiwarsa S.Sos, Kasubag Hukum Wahyu Tirta Wicaksana, SH, Kasubag Umum Edi Setiadi SH, Koordinator Operator Situng Atik Musrifa S.IP., dengan anggota Rahmat Mulyadi, Gema Aspriya dan Reza Ruliana Sandi. Juga nampak hadir Penasehat Hukum KPU Kabupaten Purwakarta H. Dadang Supriadi, SH.

Turut hadir didalam ruangan tempat berlangsungnya Rapat Pleno Terbuka sebagai undangan, Kapolres Purwakarta AKBP Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos, SIK, MH., Komandan Distrik Militer (Kodim) 0619 Purwakarta Letkol Inf. Ari Maulana S.Sos., Dansubdenpom Purwakarta, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purwakarta KH. Jhon Dien., unsur Lembaga/Instansi/ OPD terkait, lalu para pengurus Partai Politik peserta pemilu, dan sejumlah awak media di Purwakarta.

Sesuai Peraturan KPU, bahwa Rapat Pleno Terbuka tingkat Kabupaten ini, selain unsur KPU Kabupaten Purwakarta, dihadirkan juga Panwaslu Kabupaten Purwakarta, nampak Ketua Panwaslu Kabupaten Purwakarta Oyang Este Binos, S.Fil.I, didampingi anggota Panwaslu Ujang Abidin. Kemudian para Ketua PPK dari 17 Kecamatan, para Ketua Panwascam juga dari 17 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Purwakarta lalu para saksi pasangan calon, baik saksi Pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat masing-masing 2 orang maupun saksi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta pada Pilkada 2018 ini juga masing masing 2 orang.

Kumandang Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya” mewarnai awal pelaksanan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara pada Pilkada 2018 kali ini, dilanjutkan berdo’a bersama dipimpin Ketua MUI Kabupaten Purwakarta KH. Jhon Dien.

Sambutan yang lebih merupakan himbauan Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi Aditya Bennyahdi, disampaikan berkenaan dengan pelaksanaan rapat pleno maupun berkaitan dengan kamtibmas dalam rangka Rapat Pleno itu.

Dikatakannya, “Pada tahun pesta demokrasi ini harus senang hati, jadi tidak ada yang tegang, tidak ada yang emosi, tidak ada yang berselisih “, katanya. Kepada paslon yang terpilih nanti diharapkan tidak usah berlebihan meluapkan sukacitanya, demikian juga bagi yang belum terpilih diharapkan berlapang dada sebagaimana semangat “Deklarasi Damai” yang sudah dibacakan bersama pada awal tahapan, lanjut Twedi, diyakini bahwa masyarakat Purwakarta berharap pimpinan yang dipilihnya komit terhadap apa yang sudah dibacakan itu.

Bila terdapat hal hal yang tidak sesuai, menurutnya bisa melaporkan pada wadah sesuai dengan amanah perundang-undangan, dan yang mendapat amanahnya adalah Panwas. “Tidak perlu memprovokasi, mengajak orang , cukup perwakilannya yang melaporkan “, kata Kapolres yang dikenal ramah ini di tengah pidato himbauannya.

Ditegaskannya juga bahwa angka penghitungan perolehan suara yang sah adalah yang bersumber dari KPU ini, diharapkan semua pihak berkomitmen menjaga kamtibmas dan berkomitmen melaksanakan Pilkada yang aman dan damai. “Semua, dalam tatatertib persidangan, yang nanti akan dibacakan, bisa dijalani dan di taati oleh seluruh peserta termasuk yang tidak hadir di Rapat Pleno KPU ini”, kata Twedi menutup himbauannya.

Selanjutnya, Komisioner KPU Bidang Pengawasan dan Hukum, Ade Nurdin, SH,. membacakan Keputusan KPU tentang tatatertib pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara sebagai acuan pelaksanaan proses rekapitulasi.

Tata tertib itu memuat tentang langkah-langkah yang harus ditempuh dalam Rapat Pleno, diantaranya mengenai pembukaan rapat, agenda rapat, kemudian langkah dalam proses Rekapitulasi, diantaranya KPU wajib menyiapkan formulir rekapitulasi tingkat Kabupaten, kemudian membuka kotak suara tersegel, mengelurkan dan membuka sampul tersegel dari kotak suara, lalu meneliti dan membaca dengan cermat dan jelas data jumlah pemilih, pengguna surat suara, perolehan surat suara sah dan suara tidak sah dalam form Model DA1-KWK, demikian Ade Nurdin memaparkan.

Selanjutnya KPU Purwakarta, mencatat hasil rekapitulasi kedalam sertifikat form model DB1-KWK dan membuat Berita Acara Rekapitulasi dalam formulir model DB-KWK di tingkat Kabupaten beserta formulir model DB2-KWK. Proses Rekapitulasi tersebut dilakukan secara berurutan dimulai dari PPK pertama sampai PPK terakhir dalam wilayah kerja Kabupaten, lanjutnya, dengan mendahulukan Rekapitulasi Penghitungan Suara untuk pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat.

Langkah berikutnya, Form Berita Acara itu ditandatangani oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten beserta para saksi yang hadir dan yang bersedia menandatanganinya, lanjut Ade Nurdin. Kemudian meyerahkan salinan Formulir tersebut dengan menggunakan tanda terima model DB5-KWK kepada para Saksi dan Panwas Kabupaten. Selanjutnya KPU menetapkan Rekapitulasi Penghitungan Suara pada pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat serta penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, kemudian ditetapkan dengan keputusan KPU Kabupaten, lanjutnya.

Kemudian ketetapan ini digunakan sebagai daftar penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih, dan salinan dalam bentuk naskah asli elektronik (soft copy) hasil scan, harus disampaikan kepada KPU-RI pada hari yang sama.

Rekap Penghitungan Suara pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur dan Bupati dan Wakil Bupati, kemudian diumumkan menggunakan media papan pengumuman di halaman KPU Kabupaten atau tempat yang mudah diakses oleh masyarakat selama 7 hari. Sedangkan salinannya disampaikan kepada KPU Provinsi dengan tembusan kepada KPU RI dalam bentuk naskah asli (hard copy). Terakhir, KPU Kabupaten menyimpan dan menjaga kotak suara yang berisi form model DA-KWK, DAA-KWK, model DAA-Plano, untuk seluruh kecamatan dalam keadaan tersegel.

Hasil Pleno Terbuka tersebut didokumentasikan dalam bentuk foto atau video dan menyampaikannya kepada Panwas, para saksi dan pemantau.

Ketua KPU Purwakarta Ramlan Maulana, M.Hum, selanjutnya membuka Rapat Pleno Rekapitulasi tingkat Kabupaten ini, seraya menyampaikan perihal mekanisme rekapitulasi. “Substansinya adalah menyusun dan menjumlah terhadap rekap yang sudah dilakukan oleh PPK di tingkat Kecamatan yang kemudian diterjemahkan ke dalam Formulir DA (Berita Acara), DA-1 (sertifikat), DA- Lampiran, yang memuat perolehan suara masing-masing pasangan calon” kata Ramlan

Formulir model DA ini juga dimiliki oleh para saksi pada pleno tingkat Kecamatan maupun saksi di tingkat Kabupaten, dimana salinan model DA itu sebelumnya sudah diberikan oleh PPK Kecamatan masing-masing pada saat pelaksanaan Pleno di tingkat Kecamatan.

Proses Rekapitulasi yang dilaksanakan dalam Pleno ini, dikatakan Ramlan Maulana, yaitu mencocokan dan meneliti hasil Rekapitulasi dalam formulir model DA1-KWK dari setiap PPK Kecamatan dan akan disampaikan oleh 17 Ketua PPK secara berurutan kemudian angka perolehannya akan ditayang lewat DB-Elektronik di layar oleh operator sambil dicocokan dengan Rekap yang dimiliki oleh para saksi masing-masing pasangan calon.

Lebih lanjut Ramlan Maulana mengatakan bahwa para Saksi dan Panitia pengawas dapat menyampaikan keberatan atas 2 hal yakni menyangkut prosedur rekapitulasi dan angka-angka hasil rekap. “ Diluar dua hal tersebut, bila ada keberatan dapat mengajukan pengaduan kepada Panwas Kabupaten. Tidak didebatkan pada Rapat Pleno ini”, katanya.

Para saksi pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur yang hadir pada Rapat Pleno ini masing masing adalah Saksi pasangan calon no urut 1 : Bobby Puma dan Anut Gandang, saksi pasangan calon no urut 2 : Bubun Perkasa, Yayat Suryatna S, A. Firdaus dan Yeti Nurhayati , sedangkan saksi pasangan calon no urut 3 : Ahmad Effendi dan Suwarso SH, dan saksi pasangan calon no urut 4 : Y.R Somri dan Safei

Sedangkan Saksi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, yang juga hadir yakni Saksi pasangan calon no urut 1 : Asep Hermawan, Saksi pasangan calon no urut 2 : Aa Ojat Sudrajat, Ahmad Firdaus dan Adriansyah Sulaeman , dan saksi pasangan calon no urut 3 : Ardiansyah M.Sc., Ade Suhada dan Zaenal Abidin.

Rekapitulasi penghitungan dan perolehan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018, diawali dengan membuka dan membacakan angka pada form model DA-1 KWK, oleh PPK Kecamatan Sukasari, disusul PPK Kecamatan Podoksalam, PPK Kecamatan Pasawahan, PPK Kecamatan Campaka, PPK Kecamatan Bojong, PPK Kecamatan Plered, PPK Kecamatan Wanayasa, PPK Kecamatan Tegalwaru, PPK Kecamatan Cibatu, PPK Kecamatan Sukatani, PPK Kecamatan Jatiluhur, PPK Kecamatan Kiarapedes, PPK Kecamatan Maniis , PPK Kecamatan Darangdan, PPK Kecamatan Bungursari, PPK Kecamatan Babakancikao, dan PPK Kecamatan Purwakarta.

Hasil akhir Rekapitulasi perolehan Suara pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur jawa Barat Tingkat Kabupaten Purwakarta pada Pilkada Serentak 2018, adalah : Pasangan No Urut 1 : H. Mohamad Ridwan Kamil, ST, MUD dan H. UU Ruzanul Ulum, SE : 120.887 (24,31%), lalu Pasangan no Urut 2 : Mayjen TNI (Purn) Dr. H. Hasanudin, SE, MM dan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. Anton Charlian, M.P.K.N : 33.206 (6,68%), kemudian Pasangan No Urut 3 : Mayjen TNI (Purn) H. Sudrajat, MPA dan H. Ahmad Saikhu : 132.417 (26,63%), dan terakhir Pasangan no Urut 4 : H. Deddy Mizwar, SE, S.Sn, M.I.Pol. dan H. Dedi Mulyadi, SH : 210.746 (42,38).

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, tingkat Kabupaten Purwakarta, berakhir pukul 11.45, WIB. Pimpinan Rapat Pleno, setelah mendapat kesepakatan peserta Pleno, kemudian memutuskan break untuk Isoma selama kurang lebih 70 menit, kemudian melanjutkannya tepat pukul 13.00. WIB.

Dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta pada Pilkada serentak 2018 ini, ke 17 PPK Kecamatan di wilayah Kabupaten Purwakarta berkesempatan sama untuk membacakan Rekapitulasi Penghitungan Suara di wilayahnya masing masing, dengan urutan sama seperti pada Pleno pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Secara keseluruhan proses Rekapitulasi berlangsung lancar dan tertib, walau pada awalnya sempat diwarnai interupsi dari saksi pasangan calon no urut 3, terkait dengan 3 butir usulannya yakni :

Pertama, KPU dianggap tidak mengindahkan proses pelaporan dugaan kecurangan temuan saksi yang sedang diproses di Panwaslu, lalu kedua menuntut memperlihatkan formulir C7 (Daftar Hadir) pada Pleno tingkat Kabupaten ini dan ketiga meminta menunda proses Pleno terkait temuan temuannya.

Walaupun sempat diwarnai adu argument cukup sengit namun pada giliran ke 3 pembacaan Rekapitulasi oleh PPK, hingga selesai , Pleno berjalan kembali dengan lancar dan tertib.

Sedangkan hasil akhir Rekapitulasi perolehan suara pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta pada Pilkada serentak 2018 adalah : Pasangan no urut .1. H. Padil Karsoma & Acep Maman memperoleh 87.330 suara (17,59%) , lalu Pasangan calon no urut 2, Hj, Anne Ratna Mustika, SE & H. Aming memperoleh 218.429 suara (44,01%) dan Pasangan calon no urut 3, H. Zainal Arifin, MT, Ir. & Luthfi A.Md., memperoleh 190.607suara (38,40%)., dari jumlah suara sah 496.366 suara.

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara tingkat Kabupaten, pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta 2018, diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara-nya.

Pada penandatanganan Berita Acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara tingkat Kabupaten pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, ditandatangani oleh 5 orang Komisioner KPU Purwakarta yakni Ramlan Maulana M.Hum (Ketua), Ir. Yanto Sugianto (Anggota), Ade Nurdin, SH (Anggota), Nurlaela Mukaromah, S.Pd.I (Anggota) dan RMA. Ahmad Said Widodo, AG. (Anggota) serta 4 orang saksi dari ke 4 pasangan calon, masing-masing adalah : Anut Gandang (saksi paslon no urut 1), Bunbun Perkasa (saksi paslon no urut 2), lalu Suwarso, SH (saksi paslon no urut 3), dan Y. Sompi (saksi paslon no urut 4).


Sedangkan Berita Acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara tingkat Kabupaten pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta 2018, juga ditandatangani 5 orang Komisioner KPU Purwakarta, Ramlan Maulana M.Hum (Ketua), Ir. Yanto Sugianto (Anggota), Ade Nurdin, SH (Anggota), Nurlaela Mukaromah, S.Pd.I (Anggota) dan RMA. Ahmad Said Widodo, AG. (Anggota) kemudian 2 orang saksi dari 2 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, masing-masing Asep Hermawan (saksi paslon no urut 1) dan Yayat Suryatna, S (saksi paslon no urut 2) sedangkan saksi dari pasangan calon no urut 3, menolak membubuhkan tandatangannya.(Andries/Media Centre/KPU-Pwk)***

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close