Berita Purwakarta

RAPAT KOORDINASI LINSEK POLRES PURWAKARTA : OPERASI MANTAP PRAJA LODAYA 2018

Purwakarta (KPU) – Dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2018 di wilayah hukum Polres Purwakarta. Bertempat di Aula Polres Purwakarta, Jl. Veteran Purwakarta (Kamis, 25/10). Polres Purwakarta mengadakan rapat koodinasi lintas sektoral (linsek) bersama pihak-pihak yang bersangkutan dengan penyelenggaraan pilkada. Seperti, Ketua Pengadilan Purwakarta, Ketua DPRD Purwakarta, Dandim 0619 Purwakarta, Bupati Purwakarta, Dan Men Armed Pasopati Purwakarta, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purwakarta, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Purwakarta, serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Purwakarta.

Rapat koordinasi bersandi “Mantap Praja Lodaya 2018” tersebut, dibuka langsung oleh Kapolres Purwakarta, Dedy Tabrani, S.IK, M.Si. Sebagai pembicara pertama, tampil Wakil Bupati Purwakarta, Drs. Dadan Koswara, mewakili Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, SH, yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Dadan mengharapkan persamaan pandangan dari para stakeholder untuk mensukseskan Pilkada Serentak 2018. Menurut Dadan, pada pilkada 2013 yang lalu, Purwakarta mendapat predikat penyelenggara pilkada terbaik se Jawa Barat. Maka dari itu, dengan kemajuan teknologi informasi saat ini, hendaknya media sosial atau medsos dapat digunakan sebagai salah satu sarana untuk mengantisipasi persoalan yang timbul.

Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Purwakarta, Kompol Johnson Madul, SH – dalam kesempatan bicaranya mengatakan sebagai pelaksana pengamanan, pihaknya membutuhkan data valid dari pihak penyelenggara.

“Data sekarang masih simpang siur. Karena itu, KPU jangan sungkan-sungkan melaporkan segala hal,” ujarnya sambil menyebutkan pula, selama ini Polres Purwakarta selalu menjalin hubungan dengan TNI dan mitra keamanan lainnya. Untuk melengkapi pengamanannya, menurut Johnson, Polres Purwakarta mengerahkan jajaran utama pelaksananya, yaitu Intel dan Binmas.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purwakarta, Ramlan Maulana, M. Hum – yang didampingi RM Ahmad Said Widodo, Ag (Komisoner), dalam sambutannnya mengucapkan rasa terima kasih lembaga yang dipimpinnya kepada Polres Purwakarta atas kesigapan dan apresiasinya yang luar biasa selama melaksanakan pengamanannya.

Selain itu, menurut Ramlan, pilkada kali ini merupakan hajat nasional yang sangat besar dan menjadi sorotan masyarakat. Karena menurutnya, Pilkada Serentak 2018, selain menjelang Pemilihan Presiden (pilpres), juga diselenggarakan dihampir seluruh provinsi besar di Indonesia. Untuk mengefektifkan dan mengefesienkan pelaksanaannya, menurutnya, KPU sudah membuat 9 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang memayunginya.

Dalam sesi tanya jawab yang dipandu Kapolres, beberapa kesimpulan tampil ke permukaan. Diantaranya jawaban dari Ketua KPU Purwakarta yang mengatakan bahwa akan dijadwalkan “Kampanye Damai’ dan disaat minggu tenang akan diisi oleh istighosah. Lalu, Ketua Panwaslu Purwakarta, Oyang Este Binos, S.Fil.I, menyatakan pilkada serentak di Purwakarta telah menjadi sorotan dan percontohan. Mengenai masalah sengketa pasangan calon atau paslon, Oyang menyebutkan saat ini baru dalam tahap potensi. Hal itu menurutnya, tergantung hasil akhir verifikasi yang saat ini masih dalam tahap penyeleksian. Sedangkan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemda Purwakarta, Drs. Uus Usna secara singkat meminta KPU Purwakarta untuk melaporkan persiapan-persiapan sebagai acuan pihak Pemda dalam menentukan kebijakannya.

(Dedi Djanuryadi/MC-KPU Purwakarta).

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close