Berita Purwakarta

Padil Karsoma-Acep Maman Dinilai Lebih Unggul

Pasangan calon (paslon) di Pilkada Purwakarta sama-sama mengklaim sebagai penerus pemerintahan sebelumnya. Klaim tersebut hasil profiling peneliti Stratakindo Research and Consulting, Rachmi Agnestia Maharani terkait Pilkada Purwakarta. Khususnya, antara kubu paslon Anne Ratna Mustika dan pasangannya Aming dengan paslon Padil Karsoma-Acep Maman.

Kubu Anne-Aming dikaitkan sebagai penerus Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi (Demul). Alasannya, Anne yang berstatus istri Demul. Sementara di kubu Padil-Maman dinilai memiliki klaim yang lebih masuk akal. Dengan pertimbangan Padil yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris daerah. Jabatan birokrasi tertinggi di Kabupaten Purwakarta.

Lebih lanjut, Rachmi menyatakan diferensiasi antara dua paslon yang bertarung biasanya akan terlihat dari visi misi dan program kerja yang nanti didebatkan.

Pada kasus dimana ada dua pasangan yang sama-sama mengklaim sebagai pelanjut keberhasilan pemerintahan sebelumnya, bukti keterlibatan dalam program kerja yang berhasil bisa jadi bukti untuk klaim pelanjut itu.

Hanya saja, Rachmi menambahkan, klaim pelanjut juga berisiko yakni pada program yang gagal atau tidak berhasil, bebannya akan ditimpakan.

Rachmi menjelaskan dalam kasus istri bupati dan sekda berhadap-hadapan, sebenarnya yang diuntungkan adalah Sekda. Bagaimanapun dari sisi pengalaman dalam pemerintahan dan mengurus hal ihwal soal kemasyarakatan, sekda jelas lebih berpengalaman.

“Jadi pengalaman suami saat bekerja sebagai bupati tidak bisa diklaim sebagai pengalaman istri, beda sekali,” ujarnya seperti dikutip dari RMOL, Selasa (23/1).

Saat diminta membandingkan kekuatan kedua bakal pasangan calon, peneliti pilkada ini menyatakan data yang dimilikinya adalah hasil profiling.

Pasangan Padil Karsoma-Acep Maman dari sisi bobot personal, pendidikan, kepemimpinan, pengalaman, jaringan dan kemampuan berkomunikasi jauh lebih baik dari bakal pasangan calon lainnya.

Padil Karsoma adalah birokrat senior yang malang melintang puluhan tahun sebagai PNS atau ASN dan pernah menjabat berbagai jabatan penting dari termasuk beberapa kepala dinas dan terakhir sekda.

Sementara Acep Mamah adalah politisi dan menduduki posisi puncak sebagai ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Purwakarta. Perpaduan birokrat dan politisi ini adalah ideal.

“Dari profiling dua bakal paslon ini, Padil Karsoma-Acep Maman lebih unggul dari pasangan Ane-Aming. Ane adalah ibu rumah tangga, istri bupati. Sementara Aming pengusaha daerah, bahkan dari sisi pendidikan formal tercatat lulusan kejar paket. Tentu secara kasat mata kalau diperbandingkan jelas beda,” pungkasnya. [tsr]

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close