Gaya Hidup

Kenapa Saat Sakit Sering Alami Mimpi Buruk?

Seorang psikolog ahli tidur bernama Dr. Michael Breus mengungkapkan bahwa ada banyak teori mengenai mengenai apa itu sebenarnya mimpi. Hal yang paling banyak dipercaya, mimpi merupakan interpretasi otak atas kenangan yang dipindahkan dari kenangan jangka pendek ke jangka panjang saat fase tidur REM (Rapid Eye Movement).

“Ketika kenangan menjadi kenangan jangka panjang, otak menghubungkannya dengan kenangan yang lain. Inilah yang memunculkannya kembali. Lalu, jika Anda melihat atau mencium sesuatu, Anda akan mengingat sesuatu yang berhubungan dengan kenangan tadi,” urai Dr. Brues.

Proses ini, dilansir Bustle, dapat mempengaruhi perubahan kondisi kesehatan mental dan fisik. Hal ini menimbulkan berbagai macam mimpi aneh. Ditambahkan Dr. Breus, kondisi seperti itu mengacu pada satu fakta dasar, di mana tubuh manusia semuanya saling berhubungan.

“Mimpi terjadi di otak berhubungan erat dengan kesehatan mental, tapi menurutku ada hubungannya juga dengan kesehatan fisik sampai sekira 25-30 persen,” katanya.

Alasan besar mengapa mimpi sangat mempengaruhi kesehatan fisik, yaitu adanya hubungan antara siklus tidur dengan suhu utama pada tubuh. Diungkapkan Dr. Breus, saat akhir siklus tidur, kebanyakan mimpi sedang terjadi pada fase REM, di mana suhu tubuh seharusnya menurun drastis. Tapi, ketika Anda sedang mengalami demam, kondisi seperti ini sangat memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatur suhunya dan dapat mempengaruhi mimpi atau kesulitan untuk tidur.

Faktor lainnya yang mengganggu mimpi adalah pikiran Anda saat terbangun, khususnya sebelum Anda memutuskan tidur. Jika akhir-akhir ini Anda sering memikirkan kesehatan fisik, hal tersebut juga bisa muncul saat tidur. Maka yang dihasilkan adalah mimpi stres atau kondisi kesehatan fisik yang berhubungan akan muncul dalam mimpi. Contohnya, jika Anda sedang mengalami nyeri punggung, maka mimpi yang akan muncul adalah sekitar kejadian yang membuat punggung Anda sakit.

Dijelaskan, kasus ini banyak terjadi pada pasien dengan sleep apnea. “Sleep apnea bisa membuat pasien berhenti bernapas saat tidur. Saat hal itu terjadi, pasien sering bermimpi ada bantal diletakkan di wajah mereka, atau mimpi tenggelam,” ujarnya.

Selain kondisi kesehatan dan juga penyakit, Dr. Breus juga mengatakan bahwa obat dan hormon juga bisa memengaruhi mimpi. Hal inilah yang seringkali menyebabkan wanita selalu mimpi aneh.

“Penting untuk diingat, kondisi bermimpi bukan berarti tubuh sedang berhenti bekerja. Kondisi mimpi selalu aktif, bahkan bisa dibilang lebih aktif, saat Anda sedang terjaga dan tubuh bangun dan bergerak,” katanya lagi. ** Baca juga: Jangan Lewatkan Konsumsi 4 Makanan yang Bantu Perkuat Usus Besar

Pola tidur juga bisa menggambarkan kondisi kesehatan tubuh secara umum. Jika Anda khawatir karena mimpi berubah atau sulit untuk tidur, sebaiknya cepat menghubungi dokter. Tidur malam dapat membantu Anda merasa lebih baik. Jadi, Anda jangan pernah beranggapan bahwa kesulitan tidur merupakan hal yang tidak penting.(ilj/bbs)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close