Berita Purwakarta

KPU PURWAKARTA GELAR DEBAT PUBLIK TAHAP DUA , LIVE DI iNEWS TV

Purwakarta (KPU), 3/5/2018.

Debat Publik tahap 2 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta tahun 2018, bertajuk : “Membangun Daerah Memperkokoh NKRI”, digelar KPU Purwakarta, Kamis, 3/5/2018, pukul 19.00., disiarkan langsung televisi nasional iNews TV, di Ballroom HARPER by Aston, Jalan Bungursari no 22, Bungursari, Purwakarta. Selain itu, tepat diseberang Hotel Harper, yakni di halaman kantor Kecamatan Bungursari, digelar “Nonton Bareng” menggunakan 3 (tiga) layar lebar, menyiarkan live streaming sesi debat publik ini, menampung ratusan penggembira, simpatisan dan pendukung masing masing Paslon yang tampil pada Debat Publik ini, juga masyarakat lainnya yang tak tertampung untuk menyaksikan langsung di Ballroom Harper hotel dengan kapasitas sekitar 300 orang itu.

Sejumlah undangan hadir menyaksikan langsung di arena Indoor Debat Publik kedua ini, mereka diantaranya, Penjabat Bupati Purwakarta, Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Kapolres Purwakarta, Komandan Distrik Militer (KODIM) 0619 Purwakarta, Ketua Pengadilan Negeri Purwakarta, Kepala Bakorwil Purwakarta, Para Panelis, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ketua dan Anggota Komisioner KPU Purwakarta, Ketua Panwasu Kabupaten Purwakarta, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Komandan Polisi Militer Purwakarta, Komandan ARMED-2 Purwakarta, Komandan ARMED-9 Purwakarta, dan sejumlah OPD , tak ketinggalan Sekretaris KPU Kabupaten Purwakarta beserta jajaran staff sekretariat KPU, para Pengurus/Ketua Partai Politik, sejumlah Pengurus Organisasi Masyarakat (Ormas), para Pengurus LSM, Ketua PPK se-Kabupaten Purwakarta, para Agen Sosisisasi KPU Purwakarta dan tentu saja LO, keluarga beserta tim kampanye masing-masing Pasangan Calon, termasuk sekitar 49 wartawan berbagai media dari Purwakarta sendiri, dari Bandung dan juga Jakarta.

Sebelumnya Master of Ceremony (MC) kenamaan, Mahardika Budiman dari Radio Trend FM, membuka acara ini, kemudian berdo’a bersama dipimpin Kepala Kementrian Agama Kantor Kabupaten Purwakarta, Drs.H. Tedi Ahmad Junaedi, M.Si. Sedangkan Sesi On Air Debat Publik kedua sendiri diawali dengan penampilan tari “ Kujang Simpay Sarakan” dibawakan sejumlah putri remaja dari Sanggar Tari Mega Tiara – Purwakata.

Selesai membacakan tata tertib Debat dan tata tertib bagi penonton yang hadir di dalam Ballroom, tempat dimana acara live ini diproduksi iNews TV, Ariyo Ardi, presenter kondang iNews TV, selanjutnya memanggil para Paslon ke atas Arena Debat secara berturut-turut seraya membacakan riwayat hidupnya, diiringi teriakan yel yel para tim pendukungnya. Mereka adalah Paslon no urut 1 : Drs. Padil Karsoma, M.Si – Acep Maman, Paslon no urut 2 : Hj. Anne Ratna Mustika, SE – H. Aming, dan Paslon no urut 3 : Ir. H. Zainal Arifin, MT – Luthfi Bamala (kali ini Luthfi Bamala berhalangan hadir).

Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama, dipandu Regia Rahmania, S.IP, staff KPU Purwakarta, lalu sambutan Ketua KPU Kabupaten Purwakarta, kemudian memperkenalkan ke-5 Panelis yakni Dr. Absar Kartabrata, Dr. Mampan Dradjat, Dr, Yosef Sholehuddien, Dr. Aldrin Herwany serta KH John Dien TH, SH, MH.

Dalam sambutannya Ketua KPU Purwakarta, Ramlan Maulana M. Hum, menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak atas kerjasamanya sehingga acara Debat Publik kedua ini dapat terlaksana. Terkait tema yang diusung pada Debat Publik kali ini, dijelaskannya “ Selain menerjemahkan amanat PKPU no. 4 Tahun 2017, juga mengandung spirit, mengandung semangat bahwa visi misi dari Pasangan Calon ini, visi misi dalam membangun daerahnya tidak terlepas dari memperkokoh NKRI ini. Oleh karena itu selamat mengikuti Debat Publik yang kedua ini, mudah-mudahan apa yang tersaji nanti dapat disaksikan oleh masyarakat luas, di Kabupaten Purwakarta khususnya utamanya di Indonesia, dan bisa menjadi percontohan bagi rakyat Indonesia, sehingga Purwakarta menjadi Kabupaten terdepan di Indonesia ini.

Debat Publik kedua ini dikemas dalam 6 segmen. Segmen I berisikan Penyampaian Misi Misi masing-masing Pasangan calon.

Visi-Misi Paslon nomor urut 1 yakni Dengan membangun epoleksos dan agama maka NKRI akan utuh. Membangun Purwakarta yang adil dan sejahtera yang berwawasan lingkungan, Pembentukan pemerintahan yang akuntable yang baik, yang diciptakan oleh aparatur- aparatur yang taqwa, jujur dan amanah lalu Mengawal Purwakarta dengan ketaqwaan dan keimanan, Meningkatkan ekonomi masyarakat dan Meningkatkan kesehatan masyarakat yang maksimal.

Sedangkan Visi-Misi Paslon nomor urut 2 adalah Layanan pemerintah terhadap masyarakat melalui Otonomi daerah sehingga Pembangunan terdistribusi di seluruh daerah Purwakarta, Ketersediaan pelayanan publik yang paripurna, Ketersediaan sarana pendidikan yang memadai disemua tingkatan, Ketersediaan pangan yang murah dan terjangkau, Terjaminnya Rumah layak huni bagi warga miskin, Pelayaan kesehatan yang paripurna dengan menghadirkan dokter, perawat, bidan dan ambulance ke rumah-rumah warga melalui aplikasi online, lalu terwujudnya keluarga kecil, sehat, bahagia melalui program perencanaan perkawinan. Dengan terpenuhi aspek dasar kehidupan masyarakat maka akan memiliki kebanggaan terhadap daerah, bangsa dan negaranya. Diharapkan tumbuh nilai-nilai nasionalisme, NKRI akan kokoh manakala sendi sendi pelayanan publik terwujud, diwujudkan melalui aparatur pemerintahnya melanjutkan Purwakarta Istimewa.

Paslon nomor urut 3 menyampaikan Visi-Misinya, Zalu hadir untuk mewujudkan Purwakarta yang berkah, mandiri, berbudaya berdasarkan spirit Illahiyah. Mensinergikan 3 (tiga) potensi besar Purwakata yaitu Potensi Purwakarta sebagai kota Santri, akan mengoptimalkan 3000an Mesjid, ribuan Pesantren, 40.000 an santri. Potensi sebagai kota Industri dengan 35 perusahaan industry besar, ribuan karyawan dan buruh lalu Potensi urwakarta sebagai kota wisata..

Diaplikasikan dengan membangun peradaban masyarakat purwakarta berbasis Mesjid, mendidik karakter bagsa dengan melatih memberikan layanan pendidikan dari SD sampai Perguruan Tinggi gratis, membuat pendidikan tinggi berbasis mesjid, melaksanakan Program “Bebela” Purwakarta, beli dan bela produk Purwakarta, Layanan kesehatan kepada masyarakat dan mewujudkan generasi penerus yang handal di semua lini termasuk disabilitas.

Pada segmen 2 berisikan Penajaman Visi Misi, masing-masing Paslon menjawab pertanyaan Panelis yang sudah ada di dalam amplop dan lalu Paslon lain menanggapinya. Materi nya tentang Money Politic yang merusak citra Pilkada, Bagimana mempertahankan kondusifitas Purwakarta dan Hak layak anak-anak,

Kemudian pada Segmen 3 : Masing-masing paslon menjawab pertanyaan panelis di dalam amplop tanpa harus ditanggapi. Sedangkan materinya seputar Program Inovatif dan solutif untk menangani 20.000 rumah tidak layak huni di Purwakarta, Pencegahan terjadinya korupsi dilingkungan pemerintahan baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif dan hukum mati bagi koruptor dan Bagaimana meningkatkan kesejahteraan para buruh.

Segmen 4, masing-masing Paslon melempar pertanyaan dan saling menanggapi, materi yang muncul adalah Money politic diakhir (serangan fajar), Konsep tentang perkembangan pariwisata di Purwakarta seperti Air mancur Sribaduga hasil revitalisasi Situ Buleud dan Upaya penanggulangan urbanisasi, kematian, kelahiran dan pengangguran di Purwakarta.

Menginjak pada Segmen 5, Masing-masing Paslon melempar pertanyaan dan saling menanggapi, dengan materi mengenai kejelasan program Saung Ambu, program untuk menggali potensi pembangunan daerah Kecamatan Sukasari dan kiat membangun dan memperokoh ideology.

Di Segmen 6 yakni segmen terakhir, masing-masing Paslon menyampaikan Closing statement-nya :

“Menjadi pemimpin adalah menjadi pelayan yang ikhlas bukan menjadi penguasa, menjadi Bupati dan wakil bupati itu berat, tolong perercayakan kepada kami Paman- Padil Karsoma dan Acep Maman untuk memimpin Purwakarta, datang tanggal 27 Juni 2018, coblos no urut 1” kata Acep Maman menyampaikan statementnya mewakili Paslon nomor urut 1.

Lalu Hj. Anne Ratna Mustika, menyampaikan atas nama Paslon nomor urut 2 : “Kesehateraan masyarakat akan terwujud dengan kerjakeras. Pemimpin dan masyarakatnya yang punya kepedulian, tentu tidak mudah, untuk itu kami mengajak, mari bersama- sama untuk bekerja, berkarya melanjutkan pembangunan di Kabupaten Purwakarta bersama kami no 2 untuk melanjutkan Purwakarta Istimewa” papar Anne.

Terakhir statement dari H. Zaenal Arifin atas nama Paslon no 3 mengatakan : “ZALU hadir untuk menyempurnakan demokrasi di Purwakarta, hadir untuk memperkokoh NKRI melalui pembangunan yang berkarakter, Pembangunan yang betul-betul berkeadilan, transparan, betul-betul bersih dari sifat korup, KKN dan Monopoli “ katanya.

Di penghujung acara, Ramlan Maulana, M.Hum, didamping Komisioner Bidang Teknis dan Sosialisasi Nurlaela Mukaromah S.Pd.I , Komisioner Bidang Hukum dan Pengawasan Ade Nurdin SH, Komisioner Bidang Sumber Daya Manusia Ahmad Said Widodo, AG, dan juga Sekretaris KPU Purwakarta Drs. H. Karlan, mengucapkan Syukur Alhamdulillah, bahwa acara Debat Publik ini sukses dilaksanakan.

Atas nama Keluarga Besar KPU Purwakarta mengucapkan termakasih kepada pihak Kepolisian dan TNI yang selama ini terus berjibaku mengamankan proses perjalanan Debat Publik kedua ini, bahkan dari Debat Publik yang pertama sampai Debat kedua ini, peran Kepoliasn dan TNI cukup vital sekali, dibantu oleh Satpol PP dan Kesbangpol dan pihak-pihak lain yang mensukseskan acara ini. Termasuk pihak iNews TV dan Event Organizer (EO) yang sudah memetakan dan menjalankan proses Debat Publik ini secara baik dan tertib.

(Andries/Media Centre/KPU Purwakarta)***

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close