Gaya Hidup

Ketika Pasien Kanker Tidak Bisa Tidur, 7 Tips Ini Bisa Bantu Anda

Ketika Pasien Kanker Tidak Bisa Tidur, 7 Tips Ini Bisa Bantu Anda

Adanya masalah pada pola tidur yang menyebabkan jam tidur berubah atau tidak bisa tidur bisa dialami oleh siapa saja. Tak terkecuali pada pasien kanker. Padahal seharusnya pasien kanker mendapatkan waktu tidur yang optimal, jangan sampai kurang istirahat. Lantas, apa yang menyebabkan munculnya gangguan tidur pada kanker? Cari tahu jawabannya di bawah ini, ya.

Kenapa pasien kanker sering tidak bisa tidur?

Tidur merupakan salah satu hal yang tidak mungkin Anda lewatkan setiap harinya. Pasalnya, tidur serta beristirahat memiliki fungsi penting untuk mengembalikan energi tubuh setelah seharian beraktivitas. Beragam manfaat baik juga bisa Anda peroleh bila mendapatkan waktu tidur yang optimal. Misalnya bisa menjaga kesehatan fisik dan mental, menurunkan tekanan darah, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan lain sebagainya.

Meski begitu, masih banyak orang yang tidak bisa tidur, termasuk para pasien kanker. Dilansir dari laman National Cancer Institute, gangguan tidur yang paling sering dialami oleh pasien kanker yaitu insomnia.

Umumnya, orang-orang yang mendapatkan perawatan kanker memang lebih rentan untuk mengalami kelelahan sehingga memerlukan waktu tidur yang lebih panjang. Namun, sebuah studi menunjukkan bahwa sebagian besar penderita kanker justru merasakan hal yang sebaliknya, yakni tidak bisa tidur nyenyak. Gangguan tidur ini bisa dipicu oleh beberapa faktor, yaitu:

1. Efek samping pengobatan kanker

obat untuk osteoarthritis

Menurut Oxana Palesh, seorang asisten profesor di Stanford University Medical Center, gangguan tidur memang umum dialami oleh pasien kanker, bahkan memengaruhi hingga 80 persen pasien yang menjalani kemoterapi.

Sebuah studi yang ia lakukan juga menemukan bahwa gangguan tidur insomnia bisa dialami hingga tiga kali lebih banyak pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi dibandingkan pada orang sehat.

Di samping itu, kerja obat yang diminum oleh penderita kanker seperti dari terapi hormon, kortikosteroid, obat penenang, dan antidepresan, yang digunakan dalam jangka panjang bisa mengakibatkan insomnia.

2. Keluhan yang timbul akibat obat dan perawatan kanker

kemoterapi adalah

Tanpa disadari, hal-hal yang muncul akibat perawatan kanker seperti rasa sakit, kegelisahan, gampang berkeringat di malam hari, masalah pada pencernaan, masalah pada kandung kemih, serta masalah pernapasan juga turut memengaruhi pola tidur pasien kanker.

3. Tidak mampu mengelola stres dengan baik

terkena kanker bertambah

Selain karena efek obat dan pengobatan yang dijalani, banyak pasien kanker yang tidak bisa tidur karena mengalami stres yang berkepanjangan. Kondisi yang memicu stres pun beragam, mulai dari merasa khawatir dengan penyakit yang diderita; cemas akan kehidupan pribadi, keluarga, ataupun pekerjaan; maupun karena memikirkan perubahan fisik yang terjadi akibat pengobatan.

4. Berada di rumah sakit dalam waktu lama

proses kemoterapi kanker

Selama menjalani rawat inap di rumah sakit, tidak menutup kemungkinan pasien kanker mengalami kejenenuhan sehingga tidak bisa tidur seperti biasanya. Hal ini bisa karena merasa kurang nyaman dengan tempat tidur, bantal, kasur, suhu kamar, atau harus berbagi kamar dengan pasien lain selama berada di rumah sakit.

Selain itu, rutinitas rumah sakit juga bisa menjadi penyebab gangguan tidur pada pasien kanker. Misalnya saat dokter dan perawat datang untuk melakukan pemeriksaan atau sekedar memberikan obat-obatan.

Tips mengatasi gangguan tidur pada pasien kanker

Tidur yang cukup selama menjalani pengobatan kanker sangat penting guna memerangi penyakit kanker. Pasalnya, menurut Dr. Laeeq Shamsuddin, seorang direktur medis dari klinik tidur di Cancer Treatment Centers of America, kurang tidur akan meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh.

Saat terjadi peningkatan kortisol, maka jumlah sel pembunuh alami yang bekerja membantu melawan kanker dalam tubuh akan menurun. Maka itu, penting untuk memiliki waktu tidur yang optimal guna mempercepat penyembuhan kanker.

Demi terciptanya pola tidur yang optimal, pasien kanker bisa melakukan beberapa trik berikut ini:

  • Lakukan olahraga setidaknya sekali dalam sehari. Anda bisa melakukan aktivitas ini mulai dari 2-3 jam sebelum tidur.
  • Hindari kafein setidaknya 6-8 jam sebelum tidur.
  • Hindari minum alkohol.
  • Minum minuman hangat seperti susu hangat atau teh tanpa kafein sebelum tidur.
  • Tidur siang diperbolehkan asal tidak terlalu lama guna menghindari gangguan tidur pada malam hari.
  • Minta bantuan seseorang untuk memijat punggung atau kaki Anda sebelum tidur.
  • Bila Anda harus rawat inap di rumah sakit, buat suasana kamar senyaman mungkin seperti di rumah. Misalnya dengan membawa bantal dan selimut dari rumah.

Jika setelah melakukan hal-hal tersebut Anda masih tidak bisa tidur, coba konsultasikan dengan kondisi yang Anda alami dengan dokter atau perawat yang menangani Anda sehingga dapat dicarikan penyebab Anda sulit tidur.

Baca Juga:

  • Apakah Anak Dengan Kanker Ovarium Akan Sulit Memiliki Keturunan?
  • Cara Mencegah Komplikasi Penyakit Jantung Akibat Kemoterapi Kanker Payudara
  • 8 Jenis Terapi Biologis, Pengobatan Terbaru untuk Kanker

Source

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close